Friday, March 22, 2019

Kentang Garut Tembus Ekspor ke Singapura

Kentang Garut Tembus Ekspor ke Singapura


Kabar gembira pemerintah Kabupaten Garut optimistis tak akan melakukan impor jagung dan kentang. Bahkan, Indonesia malah mengekspor ke sejumlah negara.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan ekspor dari sektor pertanian naik 29 persen. Pihaknya akan menggenjot ekspor terutama dari kentang dan jagung. "Kentang akan genjot ekspor, yang dulunya impor. Ekspor jagung, kentang, domba, kambing, bawang merah, telor ayam, ayam, kacang ijo akan digenkot ekspor ke depan," kata Andi Amran Sulaiman di Lapangan Ciateul, Garut, Kamis (21/3/2019). Kedatangan Andi Amran Sulaiman ke Garut untuk melepas ekspor kentang sebesar 5 ribu ton kentang senilai Rp 340 miliar ke Singapura. "Dulu kita impor kentang, hari ini kita lakukan ekspor ke beberapa negara. Kentang untuk pangan, impor sudah ditutup," ucapnya.

Amran juga melepas dua komoditas lainnya yakni 19 ton manggis senilai Rp 392 juta, dan barecore atau plywood 591,3 M3 dengan nilai Rp 1,4 miliar tujuan Tiongkok. "Yang menarik di Garut itu adalah Jagung. Dari puluhan ribu hektare, produksinya sampai setengah juta ton," ujarnya.

Untuk kentang, pihaknya juga berencana untuk menutup keran impor bagi sektor industri. Pada 2014, Indonesia masih mengimpor 3,5 juta ton. "Kentang 2018 tak ada impor, nol. Hari ini sudah ekspor. Itu kita mulai dari garut," katanya.

Selain melepas ekspor kentang, Amran juga membagikan 630 ribu ekor ayam ke rumah tangga yang masuk garis kemiskinan.

Setiap keluarga akan mendapat 50 ekor ayam kampung. Kementan juga membagikan 2000 alat mesin pertanian.


#kentang #garut #ekspor #singapura #oinfonews


EmoticonEmoticon