Thursday, April 18, 2019

KAMAKH Laporkan Lembaga Survei Yang Menangkan Jokowi

KAMAKH Laporkan Lembaga Survei Yang Menangkan Jokowi


KAMAKH (Koalisi Aktivis Masyarakat Anti Korupsi & Hoax) melaporkan enam  lembaga survei yang menangkan Jokowi - Ma'ruf ke Bareskrim Polri sebab diduga melakukan kebohongan publik, karena dari ribuan TPS justru Prabowo - Sandi yang unggul. 


Adapun keenam lembaga survei yang dilaporkan ke Bareskrim Polri tersebut adalah Centre for Strategic and International Studies (CSIS), 
Indo Barometer, Poltracking, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), serta Charta Politika.

Menurut Koalisi Aktivis Masyarakat Anti Korupsi & Hoax, pasangan Prabowo-Sandi yang unggul karena berdasarkan data dari ribuan TPS di Indonesia.

"Hasil survei ini jelas-jelas membingungkan masyarakat kita, kalau kita berpatokan kepada quick count, kebenarannya itu belum bisa dipertanggungjawabkan secara penuh. Padahal data KPU bilang mereka mendapatkan ribuan TPS memenangkan Prabowo dengan persentase 56 persen tadi malam," tutur Pitra, perwakilan KAMAKH, di Bareskrim Polri, Kamis (18/4).

"Jangan membuat kebingungan masyarakat kita, ini sudah sangat dahsyat sekali lho penggiringan opini quick count ini, apabila nanti nyatanya Prabowo yang menang, bagaimana nanti mempertanggungjawabkan ini " ujarnya.

Atas dasar itulah, Pitra melaporkan lembaga-lembaga survei tersebut menjeratnya dengan pasal 28 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). 
Menurutnya juga polisi telah menerima laporan itu dan akan segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.

"Memang nomor LP-nya belum ada tadi, tapi alhamdulillah di dalam tadi laporan kami katanya akan ditindaklanjuti," ucap Pitra.


#indonesiamenang #indonesiamaju #indonesiabersatu #pemiludamai #pilpres #2019 #jokowi #ma'ruf #sandiaga #prabowo #quickcount #oinfonews


EmoticonEmoticon