Sunday, April 21, 2019

PENGANTAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN CARA PEMBUATAN PROGRAM

PENGANTAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

“Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis serta dapat ditentukan bernilai salah atau benar”.

Suatu Algoritma harus dinyatakan dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh pemroses. Jadi suatu pemroses harus :
1. Mengerti setiap langkah dalam Algoritma.
2. Mengerjakan operasi yang bersesuaian dengan langkah tersebut.

Dalam membuat sebuah program, ada beberapa hal penting, yaitu:
1. Tujuan pembuatan program.
2. Algoritma.
3. Bahasa pemrograman itu sendiri

Ciri – ciri dari algoritma seperti yang dipaparkan oleh Donald E. Knuth:
1. Algoritma mempunyai awal dan akhir.
2. Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat sehingga tidak memiliki arti ganda.
3. Memiliki masukan (input) atau kondisi awal.
4. Memiliki keluaran (output) atau kondisi akhir.
5. Algoritma harus efektif, bila digunakan benar – benar menyelesaikan persoalan.

Algoritma sebagai langkah-langkah pemecahan masalah dapat dituliskan dengan berbagai cara yaitu :
1. Uraian Deskriptif  => Suatu cara menggambarkan masalah dengan  diuraikan menggunakan bahasa kita sehari-hari.
2. Bagan Alir (Flowchart) => Suatu cara penulisan algoritma dengan menggunakan notasi grafik
3. Pseudo Code => Suatu cara penulisan algoritma dalam bentuk pendekatan terhadap bahasa pemrograman tertentu, misal bahasa C/Pascal

1.Uraian Deskriptif 
Contoh Algoritma dengan uraian Deskriptif buat algoritma untuk menghitung luas persegi panjang.
Jawaban;
1. Mulai
2. Baca bilangan (panjang,lebar)
3. Kalikan nilai panjang dan lebar tersebut
4. Tulis hasilnya
5. Selesai

2. Bagan Alir (Flowchart) 
Beberapa notasi yang umum digunakan











Contoh Penyelesaian Flowchart 
Permasalahan :  
Menghitung luas persegi panjang
Algoritma : 
1. Masukkan panjang (p) 
2. Masukkan lebar (l) 
3. Hitung luas (L), yaitu panjang kali lebar 
4. Cetak luas (L)

Penulisan Algoritma dengan menggunakan flowchart tidak banyak digunakan dikarenakan beberapa hal sebagai berikut : 
1. Flowchart hanya cocok untuk masalah yang kecil, untuk masalah yang besar penggunaan flowchart menjadi tidak efisien. 
2. Penggunaan flowchart memerlukan kemampuan menggambar yang baik sehingga penulisan algoritma dengan teknik ini sering kali dalam penyelesaianya memerlukan waktu yang lama.

3. Pseudo Code 
Kode atau tanda yang menyerupai (pseudo) program atau merupakan penjelasan cara menyelesaikan suatu masalah.  
Pseudo-code sering digunakan oleh manusia untuk menuliskan algoritma
Contoh : Menghitung luas persegi panjang Algoritma : 
1. Masukkan panjang (p) 
2. Masukkan lebar (l) 
3. Hitung luas (Luas), yaitu panjang kali lebar 
4. Cetak luas (Luas) 
Pseudo Code : 
Input p 
Input l 
Luas <=  p * l 
Print Luas

Aturan Penulisan Algoritma 
Setiap Algoritma akan selalu terdiri dari tiga bagian yaitu : 
1. Judul (Header) 
2. Kamus (konstanta, variabel) 
3. Algoritma (
Contoh : 
Program LuasPersegi 
Kamus 
        panjang,lebar,hasil:integer 
Algoritma 
        Input(panjang,lebar) 
        hasil<=panjang*lebar 
        Output(hasil)


Langkah Pembuatan Program 
1. Mendefinisikan masalah 
2. Menemukan solusi
3. Memilih algoritma 
4. Menulis program 
5. Menguji program 
6. Menulis dokumentasi 
7. Merawat program


#tips #trick #Algoritma #pemrograman #bahasa #cara #membuat #aplikasi #program #kitabarumulai #oinfonews



EmoticonEmoticon