Saturday, June 22, 2019

Ejekan Rival Membuat Cristiano Ronaldo Termotivasi

Ejekan Rival Membuat Cristiano Ronaldo Termotivasi 


Cristiano Ronaldo, mengaku cukup sering mendapatkan ejekan terutama dari penggemar tim lawan. Tapi ia cukup menikmatinya, bahkan bisa semakin kuat dengan ejekan tersebut.

Ronaldo membuktikan bahwa anggapan orang-orang yang menyebut dirinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini tidak salah. Saat membela Real Madrid, ia mampu mencetak 450 gol dari 438 laga di berbagai kompetisi. Angka yang fantastis.

Tubuh yang bugar membuatnya bisa tampil di level tertinggi meski kini dirinya telah berumur 34 tahun. Pada usia segitu, beberapa pemain sepak bola memilih berkarir di negara lain dengan kompetisi yang lebih ringan ketimbang di Eropa.

Kekuatannya berasal dari hasil kerja keras dan disiplin dalam latihan. Dari akun media sosial Instagram miliknya, bisa dilihat bahwa ia tetap melakukan latihan pribadi meski kompetisi musim 2018-2019 telah berakhir.

Rahasia kekuatan Ronaldo ternyata tidak dari satu sumber saja. Saat berbicara kepada awak media, dilansir dari Calciomercato.com, peraih lima Ballon d'Or itu juga bisa menjadi kuat karena ejekan dari tim lawan, apalagi jika itu rival.

"Saya suka rival yang kuat karena mereka mendorong saya untuk mengeluarkan yang terbaik," tutur Cristiano Ronaldo.

"Penggemar mereka bisa mengejek saya, tapi saya menggunakan ejekan mereka itu untuk berkembang dan menjadi semakin tak terbendung," lanjutnya.

Ronaldo merasa bahwa dirinya punya kewajiban untuk selalu menampilkan kemampuan terbaiknya, baik di dalam ataupun di luar lapangan. Katanya, itu salah satu cara untuk membuat hatinya terasa lebih tenang.

"Saya harus terus berada dalam kondisi terbaik di dalam maupun luar lapangan, dan kami merasa lebih baik saat bertarung melawan yang terbaik," tandasnya.


#ronaldo #cristiano #cristianoronaldo #cr7 #workhard #rival #juventus #juve #portugal #realmadrid #juventini #kitabersaudara #kitabarumulai #oinfonews
Read More

Thursday, June 20, 2019

Aubameyang Direkrut Manchester United

Manchester United Siapkan Dana Untuk Rekrut Aubameyang Dari Arsenal 


Aubameyang baru menyelesaikan musim keduanya di Arsenal. Di musim keduanya, striker asal Gabon itu benar-benar tampil impresif, di mana ia meraih trofi sepatu emas EPL setelah mencetak 22 gol dalam satu musim.

Berkat ketajamannya itu, rival Arsenal Manchester United diberitakan mulai mengintai sang pemain. Mereka disebut mencoba membajak Aubameyang di bursa transfer musim panas ini.

Tidak hanya itu saja, Barcelona dan Real Madrid dikabarkan sangat terpukau dengan peforma Aubameyang di Arsenal.

Namun Aubameyang sendiri menegaskan bahwa ia masih belum mau pindah klub. Ia menyebut punya hutang kepada para fans Arsenal setelah timnya dikalahkan 4-1 di Final Liga Europa musim ini.

"Tentu saja musim ini tidak berakhir sesuai dengan apa yang kami inginkan. Kalah di partai final itu sangat berat untuk semua orang, untuk para pemain, untuk keluarga dan juga bagi para fans," ujar Aubameyang di situs resmi Arsenal.

"Kami benar-benar merasa kecewa di ruang ganti kami setelah apa yang terjadi di Baku, dan di momen-momen sulit seperti ini anda membutuhkan orang-orang di sekitar anda."

"Ayah dan juga seluruh keluarga saya datang ke Baku untuk menonton pertandingan ini. Dia berkata kepada saya 'lanjutkan apa yang sudah kamu kerjakan, karena kami bisa melakukannya lebih baik dan menjadi pemain yang lebih baik'."

"Saya sudah mendengarkan nasehat ayah saya di sepanjang karir saya, sehingga ketika ia mengatakan saya bisa lebih baik lagi maka itulah yang akan saya lakukan nanti. Mari kita melangkah ke musim depan!" tandasnya.


#aubameyang #pea #auba #pierreemerickaubameyang #arsenal #manchesterunited #manunited #mu #mufc #barcelona #realmadrid #transfer #transferdeal #transfernews #infotransfer #bursatransfer #gosiptransfer #rumortransfer #kitabarumulai #kitabersaudara #oinfonews
Read More

Wednesday, June 19, 2019

Frank Lampard Menjadi Pelatih Baru Chelsea?

Frank Lampard Menjadi Pelatih Baru Chelsea? 



Rio Ferdinand, memberikan dukungan kepada Frank Lampard yang kini masuk dalam daftar kandidat pelatih The Blues. Dia menilai Lampard adalah sosok yang sempurna bagi Chelsea. 

Chelsea melepas manajer Maurizio Sarri ke Juventus pada musim panas 2019. Sebagai gantinya, sudah ada enam nama sebagai kandidat manajer baru. Lampard adalah kandidat di daftar paling atas.

Banyak yang meragukan Lampard. Walau dia punya karir gemilang di level klub, tapi dia masih minim pengalaman sebagai manajer. Lampard baru satu musim saja menjadi manajer untuk Derby County.

Ferdinand punya pendapat yang berbeda. Dia justru memberi dukungan pada mantan rekannya di timnas Inggris dan West Ham itu. "Saya rasa dia telah melakukan pekerjaan dengan baik," ucap Ferdinand pada Sporstmole.
.l
"Dia adalah pilihan yang sempurna. Banyak orang yang berbicara tentang pengalaman dan apa [Josep] Guardiola punya pengalaman saat pertama kali melatih Barcelona? Dia hanya melatih anak muda di klub," sambung legenda Manchester United.

"Cara yang dilakukan oleh Lampard akan membuatnya jadi teladan. Terutama dalam kasus dengan manajer Leeds [Marcelo Bielsa]. Selama skandal 'spygate', dia mampu melewatinya dengan sangat baik," papar Ferdinand.

Selain itu, Ferdinand juga menyebut Lampard adalah sosok yang tahu betul apa yang dibutuhkan oleh Chelsea. Dia pernah menghabiskan waktu yang lama di Stamford Bridge sebagai pemain dan adalah legenda klub.

"Para pemain akan menghormatinya. Anda bisa lihat juga seperti apa cara dia membawa dirinya di hadapan media dan klub. Dia bisa mengubah klub dalam satu musim. Kami sudah melihatnya di Derby County," tutup Ferdinand.

#lampard #frank #franklampard #rio #ferdinand #rioferdinand #chelsea #derby #derbycounty #manajer #pelatih #juventus #kitabarumulai #kitabersaudara #oinfonews
Read More

Friday, June 14, 2019

Cristiano Ronaldo Dos Santos Aveiro Belum Tergantikan di Manchester United

Cristiano Ronaldo Dos Santos Aveiro Belum Tergantikan di Manchester United



Cristiano Ronaldo Dos Santos Aveiro membuktikan diri sebagai sosok pemain yang sulit digantikan di salah satu mantan klubnya, Manchester United.

Sejak tahun 2009 Cristiano Ronaldo tercatat telah 10 tahun berlalu meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Real Madrid dan menjadi Pemain Termahal Dunia pada saat itu.

Ronaldo pergi setelah membela Manchester United selama enam musim. Dalam kurun waktu tersebut, Ronaldo berhasil mempersembahkan 118 gol untuk Man United di semua ajang.

Setelah Ronaldo hengkang, Man United menemui kesulitan untuk mencari pengganti yang sepadan. Secara keseluruhan, ada lima pemain yang sudah mewarisi nomor punggung tujuh yang ditinggalkan Ronaldo di Man United.

Dari kelima pemain tersebut baru bisa mempersembahkan 15 gol untuk Man United.

Michael Owen, yang langsung mewarisi nomor tujuh dari Ronaldo, hanya mampu membukukan lima gol.

Setelah Owen, para pemilik nomor punggung tujuh lain justru tidak mampu mencetak lima gol.

Antonio Valencia (satu gol), Angel di Maria (dua gol), Memphis Depay (empat gol), dan Alexis Sanchez (tiga gol) memiliki koleksi gol yang lebih sedikit dari Owen.

Akankah musim ini Manchester United menemukan sosok penggati yang sepadan yang cocok dengan nomor keramat tersebut? Patut kita tunggu...


#ronaldo #cristiano #cristianoronaldo #cr7 #owen #michaelowen #antoniovalencia #valencia #angeldimari #dimaria #depay #memphisdepay #alexis #sanchez #alexissanchez #manchesterunited #manunited #mu #mufc #kitabarumulai #kitabersaudara #oinfonews

Read More

Sunday, June 2, 2019

Liverpool Juara Liga Champions Setelah Menang 2 Gol Tanpa Balas Atas Tottenham

Liverpool Juara Liga Champions Setelah Menang 2 Gol Tanpa Balas Atas Tottenham









Juergen Klopp berhasil membawa Liverpool juara Liga Champions. Dia pun lega betul karena kutukannya di partai puncak bisa berakhir juga.

Menghadapi Tottenham Hotspur pada laga final yang dihelat di Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB, Liverpool menang dengan skor 2-0 berkat gol dari Mohamed Salah dan Divock Origi.

Tim kota pelabuhan itu berhak atas trofi keenam di Liga Champions sekaligus menyudahi puasa gelar 14 tahun di turnamen ini setelah terakhir berjaya di 2005. Selain itu, Liverpool juga menuntaskan delapan tahun penantian trofi usai menjuarai Piala Liga Inggris 2011.

Terlebih juga untuk Klopp yang menyudahi catatan buruknya di partai final. Sebelum kemenangan ini, Klopp sudah kalah di enam partai puncak beruntun termasuk tiga bersama Liverpool yakni Piala Liga Inggris, Liga Europa dan musim lalu dari Real Madrid di Liga Champions.

Label pecundang pun bisa Klopp buang jauh-jauh kini. Wajar jika manajer asal Jerman itu merasa lega hati usai kesuksesan ini.

"Saya sangat gembira untuk para pemain ini dan juga untuk fans kami, saya juga turut bahagia untuk keluarga saya," ujar Klopp kepada BT Sport.

"Mereka selalu menderita setiap tahunnya ketika ketika tampil di final, pertandingan terakhir, dan kami kalah. Mereka lebih pantas mendapatkannya dari yang lain karena mereka begitu mendukung saya," sambungnya.

"Pernahkah Anda melihat tim berjuang seperti ini, dengan sisa-sisa energi mereka?. Kami punya kiper yang membuat hal-hal sulit menjadi terlihat mudah. Bagus sekali, terima kasih banyak."

"Luar biasa sekali. Malam hebat. Bisa memperlihatkan trofi ini kepada orang-orang - ini mungkin malam terbaik dalam hidup saya, karier profesional," demikian dia.



#klopp #jurgen #jurgenklopp #liverpool #championsleague #ligachampions #madrid2019 #championsleaguefinal #finalligachampions #ucl #uclfinal #kitabarumulai #kitabersaudara #oinfonews
Read More

Saturday, June 1, 2019

JELANG FINAL CHAMPIONS LEAGUE TOTTENHAM VS LIVERPOOL

JELANG FINAL CHAMPIONS LEAGUE TOTTENHAM VS LIVERPOOL






Jelang laga Final Liga Champions 2019 manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku tidak khawatir dengan rekor kekalahan dirinya di tiga final terakhir. Pengkuan itu disampaikan Klopp jelang pertandingan final Liga Champions lawan Tottenham di Madrid, Minggu (02/06/2019) dini hari WIB.

Pelatih asal Jerman itu menelan enam final terakhir yang diikutinya sejak memenangkan Piala Jerman pada 2012. Ia dua kali finis sebagai runner-up Liga Champions (Bersama Borussia Dortmund dan kemudian Liverpool pada tahun lalu), ditambah dua kekalahan di dua Piala Jerman bersama Dortmund serta final Piala Liga Inggris dan Liga Europa dengan Liverpool.

Meski begitu, Klopp menertawakan rekornya itu dengan mem-branding dirinya sebagai "pemegang rekor dunia dalam memenangkan semi-final." 

Klopp sempat ditanya jelang pertandingan lawan Spurs, apakah dirinya percaya pada takdir atau pada nasib buruk.

"Apakah Anda berpikir saya memiliki karier yang sial? Semua karier saya tidak sial," ujar Klopp kepada wartawan.

"Para nona saya selalu bertanya kepada saya sebelum musim, kapan pertandingan terakhir musim, karena kami sering ada di dalamnya, jadi saya tidak sial."

"Sejak 2012, selain 2017, saya setiap tahun bersama tim saya di final. Kami kadang ke sana dengan keberuntungan."

"Saya adalah pemegang rekor dunia di tujuh tahun terakhir dalam memenangkan semi-final. Tapi, jika saya menulis buku tentang itu, mungkin tidak ada yang akan membelinya."

"Jika saya duduk di ruangan dan berpikir itu semua tentang saya, saya adalah alasannya, jika saya melihat diri saya sebagai pecundang, kemudian kami akan memiliki masalah, tapi saya tidak melihat diri saya seperti itu."

"Jika saya menjadi alasan untuk kekalahan enam tahun secara beruntun, maka semua orang perlu khawatir."

"Tapi, kami menuju situasi di mana kami belajar--bukan dari final musim lalu ketika ada tiga gol aneh--banyak hal dari waktu kebersamaam kami."

"Kami ingin menang dengan semua yang kami miliki dan dengan hal-hal yang terjadi di masa lalu yang saya percayai."

Para legenda pemain berbondong-bondong memprediksi skor akhir Final Liga Champions musim ini. Bagaimana dengan prediksimu?

#klopp #jurgen #jurgenklopp #liverpool #tottenham #spurs #championsleague #championsleaguefinal #final #ligachampions #finalligachampions #ucl #uclfinal #madrid2019 #totliv #kitabersaudara #kitabarumulai #oinfonews
Read More